Cari Berita
( Julizar Idris )

Prabowo Yang Penakut

person Laporan:

Jakarta, Garudayaksa.com - Debat Capres yang diselenggarakan pada Ahad (17/2/2019 ) dipersiapkan dengan sangat rapih, walau ada sedikit kegaduhan diluar arena dengan adanya ledakan dan didalam arena dengan adanya protes BPN Prabowo Sandi sebelum debat dimulai tentang pengundian pertanyaan yang dianggap tidak adil dan tidak sesuai dengan kesepakatan pada saat rapat di sebelumnya.

Saya nonton debat di Pos Kamling bersama teman teman sekomplek. Ada teman yang mendukung Prabowo, ada juga teman yang mendukung Jokowi dan tentu saja ada beberapa teman yang belum menentukan pilihan mereka.

Teman-teman yang telah menentukan pilihannya tentu sangat berharap jagoan mereka memukul dengan telak lawan debat, bahkan berharap mereka mempermalukan lawan debat didepan publik. Begitu bersemangatnya para pendukung ini, bahkan saya mendengar pendukung Prabowo berharap Prabowo mengungkapkan tentang banyak janji Jokowi yang diingkari, mereka sangat berharap Prabowo menyerang telak Jokowi dalam debat ini.

Harapan pendukung Prabowo kandas karena ternyata Prabowo tidak menyerang Jokowi, Prabowo bahkan beberapa kali mengatakan bahwa dia mengapresiasi kinerja Jokowi, walau Prabowo juga mengungkapkan dia memiliki strategi yang berbeda dan lebih jitu untuk membangun Bangsa Indonesia. Prabowo tidak ingin menjatuhkan lawan seperti yang dilakukan Jokowi dengan membeberkan fakta yang tidak valid tentang kepemilikan perusahaan Prabowo dan fakta-fakta keberhasilan kinerjanya dengan data yang salah. Prabowo seperti takut menyakiti hati rakyatnya yang mendukung Jokowi bila Dia membeberkan fakta bahwa Jokowi adalah pemimpin yang disetir oleh para Taipan dan orang-orang kuat disekelilingnya. 

Sepintas saya melihat beberapa kekecewaan diwajah pendukung Prabowo yang tidak ganas menyerang Jokowi dan sebaliknya melihat kegembiraan diwajah pendukung Jokowi yang menyerang Prabowo, serangan yang tampaknya sengaja dipersiapkan dengan sangat matang. 

Namun setelah selesai debat saya ngobrol-ngobrol dengan kawan yang masih belum menentukan pilihan, anehnya yang mereka apresiasi adalah Prabowo. Prabowo yang santun, jauh dari anggapan dan berita selama ini tentang Prabowo yang galak. Prabowo yang menghargai hasil kinerja orang lain seberapa burukpun hasil kinerja itu dimatanya. Ini adalah sikap Negarawan, sikap seorang Pemimpin sejati. dan akupun hanya bisa bengong mendengarnya.

SELAMAT PILPRES KAWAN, pilihlah Peminpin Sejati bukan Pemimpin yang dipimpin.

 

Oleh : Julizar Idris

folder_openAssigned tags

Komentar