Cari Berita
Foto: Istimewa

DPRD Gerindra Sumbar Usulkan Anti LGBT Disahkan Lewat Perda

person access_timeKamis 15 Nopember 2018 | 12:45 WIB

Garudayaksa.com, Padang - Fraksi Gerindra DPRD Sumatera Barat mengusulkan agar soal orientasi seksual kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) masuk ke dalam program pembuatan peraturan daerah (Propemda) 2019. Tujuannya agar ada payung hukum yang pasti terhadap masalah itu.

"Baik dalam bentuk perda baru atau revisi Perda Nomor 11 Tahun 2001 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Maksiat," kata Ketua Fraksi Gerindra Hidayat dalam keterangan kepada Garudayaksa.com

Hidayat mengungkapkan, permasalahan LGBT tidak bisa dianggap enteng. Ia berharap usualan tersebut bisa direalisasikan. Apabila tidak ada tanggapan, dikhawatirkan akan menjadi wacana dan penindakan LGBT tidak ada kelanjutannya.

Oleh karena itu, ia mendesak Propemperda juga harus disahkan sebelum pengesahan APBD, DPRD merencanakan pengesahan APBD 2019 dilakukan pada Jumat (16/11) mendatang.

"Kita harus cepat memasukkan ini ke dalam Propemperda, salah satu caranya dengan pengusulan revisi Perda Nomor 11 Tahun 2001," ujar Hidayat.

Menurutnya, Perda tentang anti LGBT bisa diimplementasikan dalam bentuk pencegahan, rehabilitasi, dan penindakan terhadap orang yang memiliki penyimpangan seksual. Perda tersebut nantinya bisa mengatur dan mengontrol kaum LGBT.

"Kalau belum ada dasar hukumnya, kita dapat mengambil dasar hukum dari kitab suci Alquran yang jelas mengatur persoalan ini," ia menambahkan.

folder_openAssigned tags

Komentar