Cari Berita

Jelang Pilpres 2019

Ketua DPP Gerindra - Sodik Mudjahid

Terkait Air Zamzam berlabel #2019GantiPresiden, Gerindra: Ada Upaya Adu Domba

person access_timeSenin 03 September 2018 | 10:47 WIB

Garudayaksa.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII dari Fraksi Partai Gerindra Sodik Mujahid meminta aparat berwenang menyelidiki kasus pembagian air zamzam kemasan bertuliskan #2019GantiPresiden di tanah suci. Sebab, kata dia, tindakan itu mengganggu kegiatan ibadah haji yang tengah berlangsung kala itu.

"Tindakan tersebut bukan hanya mengganggu misi ibadah haji, mengganggu nama baik Indonesia juga cenderung menyudutkan pihak tertentu," kata Sodik dalam rilisnya kepada Garudayaksa.com, Senin (3/9).

Ketua DPP Partai Gerindra ini juga menegaskan, para penggerak #2019GantiPresiden tidak pernah ada yang berpikir untuk melakukan hal tersebut di tahan suci. Dia justru menduga pembagian air zamzam dalam kemasan botol bertuliskan #2019GantiPresiden dilakukan oleh pihak yang memiliki akses seperti petugas setempat.

"Saya sudah tanya kepada banyak tokoh dan aktivis gerakan ganti presiden dan semua mengatakan mereka tidak terpikirkan melakukan hal tersebut dan mengecamnya," ungkapnya.

"Coba pikirkan siapa yang punya akses ke tempat kemasan air zamzam? jemaah biasa atau petugas?" sambungnya.

Sodik juga menilai tindakan itu sebagai salah satu upaya adu domba. Karena itu, dia meminta aparat berwenang segera menyelidiki kasus tersebut.

"Sekali lagi aparat perlu menyelediki tindakan tersebut karena cenderung mengadu domba dan mendeskreditkan," tutup Anggota DPR RI Jabar I ini.

Diketahui, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menemukan pembagian air zamzam bertagar #2019GantiPresiden. Jemaah yang menerima kemasan air zamzam itu adalah peserta haji furoda alias bukan kuota.

 

folder_openAssigned tags

Komentar