Cari Berita
Habiburokhman

Gerindra Sebut Rehuffle Harusnya Pertimbangkan Kinerja

person access_timeRabu 15 Agustus 2018 | 17:57 WIB

Garudayaksa.com, Jakarta - Ketua DPP Gerindra Bidang Advokasi dan Hukum Habiburokhman menyebut perombakan kabinet atau reshuffle mestinya berdasarkan kinerja. Ia pun mempertanyakan perbedaan kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan tim kampanye.

Hal ini dikatakannya terkait dengan kabar perombakan Kabinet Kerja yang menerpa Asman Abnur, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) asal PAN, usai dukungan partainya terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

"Bedanya pemerintahan ini dengan tim kampanye Pak Jokowi apa? Kadang saya bingung, ujarnya dalam rilis kepada Garudayaksa.com

Kepastian Asman mundur dari kursi menteri itu muncul dari internal PAN. Mereka menyebut Asman sudah pamit mundur dari kabinet menyusul sikap partai yang memilih kubu oposisi dalam Pilpres 2019.

Bagi Habiburokhman, perbedaan sikap PAN dengan keputusan pemerintah terbilang ganjil. Terlebih, sebelumnya Mensesneg Pratikno menyebut kinerja Asman sangat bagus.

"Aneh juga kalau kinerjanya disebut bagus oleh Pratikno, kok diganti. Ini ada apa? Seolah-olah mencampurkan tim kampanye Pak Jokowi dengan kabinet," cetus Habiburokhman.

Ia menilai pemerintah seharusnya melakukan perombakan kabinet berdasarkan kinerja saja. Keputusan politik sebagai dasar perombakan kabinet menurutnya bukan hal baik dari pemerintahan.

"Kami dalam waktu dekat akan mengkaji masalah tersebut. Benar enggak menteri-menteri bisa mengantar Presiden ke KPU. Kemudian benar enggak menteri di sesi pemerintahan Presiden boleh bilang harus dua periode. Itu juga akan kami kaji dan lempar ke publik," pungkasnya.

folder_openAssigned tags

Komentar