Cari Berita
Willgo Zainar dan Sandiaga Uno

Dampingi Sandiaga Uno, Willgo Zainar Menyapa Korban Gempa di Lombok

person access_timeRabu 15 Agustus 2018 | 15:18 WIB

Garudayaksa.com, Lombok - Anggota Komisi XI DPR RI Dapil NTB, Willgo Zainar, mendampingi kunjungan Cawapres Indonesia 2019-2024 Sandiaga Uno ke lokasi terdampak gempa di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Timur pada Rabu, 15 Agustus 2018.

Willgo menyampaikan, penderitaan warga Lombok membuat Sandi tergugah untuk ikut membantu meringankan beban warga terdampak gempa di Lombok.

“Berdasar informasi, Bang Sandi kasih bantuan sekitar Rp 2,3 miliar melalui beberapa lembaga, untuk korban terdampak gempa di Lombok dari uang pribadinya. Dan untuk logistik Rp1,4 miliar,” ujarnya saat mendampingi Sandiaga meninjau posko pengungsian di Dusun Wadon, Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Rabu (15/8).

Willgo menyampaikan, Sandiaga prihatin sekali melihat kerusakan akibat gempa. Sejumlah bangunan baik pasar, masjid, rumah masyarakat dan sarana lainnya yang ada di Kekait, dan juga wilayah lain di Pulau Lombok mengalami kerusakan parah. Salah satu yang Sandi soroti ialah rusaknya Masjid Al Abror yang menjadi tempat ibadah warga di Dusun Wadon. Kerusakan masjid membuat warga kini beribadah di tempat terbuka dengan sarana seadanya.

Willgo juga mendorong pemerintah pusat mengambil sikap untuk menetapkan status bencana nasional untuk gempa Lombok. Hal ini ia katakan mengingat besarnya jumlah korban dan juga kerusakan yang begitu masif. Ketiadaan status bencana nasional, kata dia, menyulitkan bantuan dari internasional yang hendak masuk ke Lombok.

“Banyak NGO internasional ingin bantu tapi karena regulasi belum dimungkinkan, harapan kita gempa Lombok itu jadi bencana nasional sehingga porsi APBN bisa lebih besar dan NGO internasional bisa masuk,” ujarnya.

Apabila tidak ditetapkan status bencana nasional, Wilgo meminta adanya kebijakan khusus dari pemerintah agar NGO internasional diperbolehkan masuk membantu korban gempa di Lombok.

“Dari sektor keuangan juga kalau bisa ada kebijakan agar dana desa dipakai untuk recovery. Saya kira ini perlu kebijakan khusus baik dari pemerintah pusat,” ujarnya

 

folder_openAssigned tags

Komentar