Cari Berita
Anggota Banggar - Bambang Haryo

Gerindra Kritik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Ini Penjelasannya!

person access_timeSelasa 17 Juli 2018 | 17:26 WIB

Garudayaksa.com, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengkritisi capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada APBN tahun  2017 maupun pada tahun anggaran 2018 ini, yang kian merosot dibanding negara Asia Tenggara lainnya. Bahkan saat ini, menurutnya Indonesia berada di posisi delapan di bawah Timor Leste.

Menurut politisi Partai Gerindra ini pembangunan infrastruktur yang selama ini digencarkan harus memiliki skala prioritas agar bisa memberikan satu perubahan ekonomi yang luar biasa. Selama ini, ia melihat banyak sekali pembangunan infrastruktur yang tidak dikelola dengan baik.

“Ini sebagai contoh, pemerintah pembangunan Bandara Kertajati dengan biaya kurang lebih Rp3,5 triliun. Tetapi sampai hari ini, bandara yang sudah diresmikan Presiden Jokowi pada tanggal 24 mei sampai hari ini, yang menggunakan baru satu pesawat. Jadi akhirnya bandara itu jadi tidak digunakan. Begitu banyak infrastruktur-infrastruktur yang dibangun lainnya ini, menurut kami tidak skala prioritas bagi pertumbuhan ekonomi,” jelasnya saat interupsi dalam Rapat Paripurna, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Permasalahan Dana Desa juga tak luput dari kritik politisi dapil Jatim I ini. Dari total Rp187 triliun yang sudah digelontorkan selama ini, menurutnya seharusnya Indonesia sudah bisa melakukan swasembada pangan, bukan malah impor.

“Dana Desa setiap tahun adalah Rp60 triliun. Tapi hingga saat ini kami masih belum bisa swasembada pangan dan semakin besar impor kita. Gula kita impor, minyak kita impor lebih dari 1 juta ton. Bawang, susu, daging dan sebagainya. Jadi saya mohon bisa dilakukan evaluasi kembali dari pemerintah,” tegas Bambang.

Untuk itu, Anggota Badan Anggaran DPR RI itu kembali menekankan pentingnya skala prioritas bagi pembangunan infrastruktur dan mengajak Menteri Keuangan Sri Mulyani duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan  tersebut.

 

folder_openAssigned tags

Komentar