Cari Berita
Goben Gusmiyadi, Kader Muda Gerindra

Barisan Pejuang Gerindra

person access_timeSabtu 14 Juli 2018 | 09:55 WIB

Garudayaksa.com, Jakarta - 

Oleh: Gusmiyadi_Goben
(Kader Muda Gerindra)

Pemilihan umum (Pemilu) tidak lama lagi. Suksesi politik lima tahunan akan menjadi ajang pembuktian keberhasilan kaderisasi partai politik. Karena sebagaimana yang kita pahami, salah satu peran partai politik adalah melakukan seleksi, pemilihan  serta pengangkatan kader untuk melaksanakan sejumlah peranan dalam sistem politik. 

Pemilu kali ini berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Saat ini, dengan sistem yang baru, Indonesia akan melakukan pemilihan anggota legeslatif dan Presiden secara bersamaan. Kondisi ini pada akhirnya tentu saja menghadirkan sebuah keniscayaan baru; bahwa susunan strategi pemenangan pileg mesti segaris lurus dengan upaya memenangkan Pilpres secara bersamaan. 

Bagi saya sebagai kader Gerindra, memandang hajatan pemilu kedepan merupakan saat-saat yang dirindukan. Hajatan lima tahunan ini merupakan momentum untuk menguji segala “kesaktian” para kader yang telah ditempah dibanyak pelatihan di Hambalang. 

Di Hambalang, proses ideologisasi ditanamkan. Setiap kader dipastikan memahami persoalan-persoalan kebangsaan. Setiap hati diteguhkan untuk bergerak mengambil peran perjuangan guna mewujudkan kedaulatan dan kesejahteraan Indonesia berdasar cara-cara berpolitik yang beradab dan konstitusional. Karena Gerindra mencetak pejuang, bukan politisi. 

Semua filosofi perjuangan Gerindra ini akan menjadi ruh pergerakan setiap kader untuk menghadapi suksesi demokrasi tahun depan. Semua semangat itu akan terkonversi sebagai kekuatan besar untuk menghadapi derasnya arus modal yang dimiliki kompetitor Gerindra yang saat ini mungkin memiliki kekuasaan, uang, media dan lainnya yang tidak terbatas.

Akhir-akhir ini data pilkada menunjukan pembuktian yang kuat. Betapa uang, kekuasaan, kekuatan media dll itu tidak serta merta mampu mengalahkan militansi. Kita mulai dari Jakarta dan Sumatera Utara, Jawa tengah dan Jawa Barat. Meskipun tidak semua menuai kemenangan, tapi Gerindra mampu memutar balikan klaim-klaim lembaga survei yang menempatkan jagoan-jagoan Gerindra pada posisi yang terpaut jauh dengan kemenangan.

Kini pimpinan-pimpinan Gerindra disetiap tingkatan tengah menyusun formasi. Pasukan tempur sedang dipersiapkan untuk melakukan operasi politik menyelamatkan Indonesia. Barisan penjuang politik segera menyongsong saat-saat yang dirindukan: Sebuah momentum konstitusional untuk menjemput mandat rakyat mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan sejahtera dibawah pimpinan Prabowo Subianto.

Salam Juang, Bergeraklah!!

folder_openAssigned tags

Komentar