Cari Berita
Anggota Komisi VII Fraksi Gerindra - Aryo Djojohadikusumo

Aryo Djojo: Gerindra Dukung Penuh Sosialisasi Aplikasi Informasi Geospasial Untuk Para Nelayan

person access_timeRabu 04 April 2018 | 12:26 WIB

Garudayaksa.com, Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI, Aryo Djojohadikusumo, turut mengikuti sosialisasi informasi geospasial yang dilakukan oleh Badan Informasi Geosfasial (BIG) di Kepulauan Seribu, Selasa (3/4/2018) kemarin.

Badan Informasi Geosfasial (BIG) berencana membuat aplikasi peta laut untuk pemanfaatan khusus nelayan.

Kepala Bidang Penelitian BIG, Ibnu Sofyan menjelaskan, aplikasi itu berisi berbagai data yang dapat memprediksi daerah tangkapan ikan, waktu menangkap ikan, dan kemungkinan jenis ikan yang ditangkap.

Dalam kesempatan itu, politisi Gerindra ini menyampaikan "Saya mendukung sosialisasi ini dan segala yang dibutuhkan BIG, agar aplikasi ini terealisasi. Aplikasi ini jelas menguntungkan nelayan untuk mencari ikan lebih cepat dengan pengunaan solar yang sedikit," papar ponakan Prabowo Subianto tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian BIG, Ibnu Sofyan, menjelaskan "Gunanya buat bapak dan ibu nelayan itu pasti nanti solarnya akan lebih efisien. Kemudian tangkapannya lebih banyak, pendapatan lumayan naik. Kesejahteraan juga akan ikut naik, itu yang bisa diambil manfaat dari data di aplikasi itu," papar Ibnu.

Ibnu menambahkan, dalam aplikasi itu nanti berisi data pergerakan air, kecepatan angin, kedalaman laut dan informasi aman tidaknya nelayan melaut dengan kondisi tinggi gelombang yang ada.

Ibnu mengatakan, aplikasi tersebut akan setiap hari diperbarui (terupdate) sehingga manfaatnya sangat besar untuk nelayan.

"Tahun depan rencananya sudah bisa diakses di handphone jenis Android oleh nelayan. Bapak ibu tinggal register dan itu gratis. Kita butuh nanti bantuan dukungan komisi VII DPR agar ini terealisasi dengan lancar," lanjut Ibnu.

Aryo menilai, nelayan di Kepulauan Seribu sangat penting untuk bisa membaca peta, mengingat daerah jangkauan mencari ikan mereka semakin jauh sejak ada reklamasi.

“Penting untuk bisa membaca peta karena saat ini kita belum tuntas menggagalkan reklamasi," tegas Aryo.

Aryo meminta dukungan nelayan agar pihaknya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil menghentikan reklamasi. Ia menegaskan tidak ada bangunan dalam reklamasi yang diperuntukan bagi nelayan.

"Sudah saya check, tidak ada itu rusun untuk nelayan, tempat penyimpanan ikan untuk nelayan. Reklamasi hanya akan membuat nelayan Muara Angke makin jauh mencari ikan. Dan oleh karena itu, kita tidak mau," tutupnya tegas.

folder_openAssigned tags

Komentar