Cari Berita
sally Atyasasmi

DPRD Soroti Banyaknya SDN Di Bojonegoro Yang Berdiri Di Tanah Pribadi

person access_timeJumat 12 Januari 2018 | 18:42 WIB

Garudayaksa.com, Bojonegoro.

Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro Sally Atysasmi menyebut masih banyak bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berdiri di atas tanah milik pribadi. 

Beberapa pemilik tanah bahkan mengadu ke Komisi C untuk disampaikan kepada pihak Eksekutif."Memang ada beberapa sekolah yang diduga berdiri di atas tanah kepemilikan pribadi, sudah ada beberapa yang melapor ke Komisi C," ujarnya, Kamis (11/1/2018).

Sementara data di Komisi C, bangunan SDN yang berdiri di tanah kepemilikan pribadi ada sekitar 182 sekolah. Bangunan sekolah itu rata-rata merupakan bangunan lama. Kemungkinan, lanjut Sally, pendirian gedung sekolah di lahan pribadi itu merupakan program pemerintah terkait pendidikan untuk desa tertinggal.

"Rata-rata memang bangunan sekolahnya usianya sudah cukup lama, kemungkinan ini terjadi pada orde baru ada program pembangunan yang dulu dikenal SD INPRES percepatan pendidikan didesa tertinggal," jelasnya.

Komisi C, lanjut Politisi Partai Gerindra itu, sudah pernah menyampaikan kepada pihak eksekutif pada saat forum badan anggaran dan tim eksekutif untuk memberikan solusi. Beberapa masukan kata dia, diantaranya eksekutif agar mempersiapkan lahan pengganti kepada sekolah yang benar berdiri di tanah milik pribadi. 

"Tentunya dibutuhkan bukti pendukung kepemilikan untuk melakukan proses itu. Dan belum bisa di anggarkan pengganti kalau belum diproses pembuktian status kepemilikan lahan, kendalanya itu," pungkasnya. 

folder_openAssigned tags

Komentar