Cari Berita
Fathullah, DPRD Kota Pekanbaru

Fathullah: Pindahkan PKL Harus Tegas

person access_timeSelasa 09 Januari 2018 | 21:20 WIB

Garudayaksa.com, Pekanbaru - Anggota DPRD Kota Pekanbaru meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk bertindak tegas mengarahkan PKL Jalan Teratai untuk masuk ke Pasar Higienis yang sudah dirampungkan pembangunannya. 

‘’Tegas saja pindahkan PKL itu. Jangan kasih toleransi lagi jika pembangunan Pasar Higienis itu sudah selesai,’’ kata anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Fathullah, Senin (8/1).

Disampaikan politisi Gerindra ini, informasi mengenai renovasi Pasar Higienis di Jalan Teratai Pekanbaru yang disiapkan dapat menampung ratusan PKL itu sudah rampung. Untuk itu Pemko kembali mewacanakan relokasi lagi ratusan PKL ke dalam. Meski diketahui sudah berulang kali di relokasi, namun PKL tetap membandel dengan berbagai alasan. 

Sementara bagi pemerintah, relokasi itu bertujuan untuk menata dan membuat pasar menjadi tertib, termasuk tertib lalulintasnya. Namun begitu, Fathullah kembali menegaskan, supaya Pemko jangan hanya sekadar wacana lagi. Apalagi sampai diundur proses relokasinya. 

‘’Intinya di sini, harus ada ketegasan dan jangan diundur-undur lagi,’’ kata Fathullah. 

Disampaikan Fathullah, alasan yang mewajibkan PKL masuk ke dalam pasar menurutnya adalah selain Jalan Teratai dan Jalan Alimuddinsyah dikembalikan ke fungsi sebenarnya, juga agar Pasar Higienis tidak sia-sia. ‘’Kondisi sekarang ini terjadi akibat dari pembiaran Pemko sendiri, hingga membuat pasar ini menjadi serabutan. Fungsi terminal pun menjadi jualan PKL hingga meluber ke jalan,’’ tegasnya. 

Oleh karena itu, dia sangat mendukung program ini dan berharap agar apa yang dicanangkan dapat berjalan dengan lancar serta wajah kota kembali seperti diharapkan. 

Dengan kondisi yang sudah dibenahi Pemko, maka tidak ada alasan lagi proses ini diundur. Mesti tetap dilakukan pengarahan, pembinaan dan pengawasan oleh Pemko. Juga dibuat solusi dan terobosan bagaimana PKL bisa nyaman dan bertahan. ‘’Menurut saya Pemko harus membuat terobosan jitu,’’ tegasnya.

Disperindag harus berkoordinasi dengan tim yustisi, seperti pihak kepolisian, Satpol PP serta Dinas Perhubungan dalam proses pemindahan pedagang nanti.

‘’Harus dilakukan dengan profesional tanpa kekerasan. Hasilnya PKL mau mengikuti arahan. Selanjutnya, supaya APBD yang dikucurkan tidak jadi mubazir,’’ tutupnya.

folder_openAssigned tags

Komentar