Cari Berita
bambang haryo

Komisi VI Sayangkan Program Revitalisasi 1000 Pasar Tidak Sampai Ke Jawa Timur

person access_timeSabtu 30 Desember 2017 | 10:41 WIB

Garudayaksa.com, Surabaya.

Program revitalisasi 1.000 pasar yang digagas Presiden Jokowi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun anggaran 2015-2019, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Tugas Pembantuan (TP) ternyata tidak sampai ke Jawa Timur. Hal ini sangat disayangkan oleh anggota Komisi VI DPR RI, Bambang Haryo. 

Sikap ini diungkapkan Bambang Haryo Sukartono, saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di beberapa pasar tradisional di Surabaya, Rabu kemarin (27/12).

"Saya melihat infrastruktur sangat minim. Kita punya program 1.000 pasar untuk satu tahun atau 5.000 pasar untuk lima tahun. Tapi dari Jawa Timur masih belum mendapat kucuran dana untuk revitalisasi pasar," kata Bambang Haryo di Pasar Pabean Surabaya.

Politikus Partai Gerindra ini merinci, kalau misalnya di Jawa Timur itu, ada sekitar 42 juta rakyat, atau 1/5 dari sekitar 250 juta penduduk Indonesia, maka seharusnya Jawa Timur mendapat jatah 200 pasar dari program 1.000 pasar.

Menurutnya, untuk Surabaya dan Sidoarjo, mestinya mendapat 40 pasar. Dengan catatan, jika pemerintah daerah setempat tidak memiliki anggaran untuk merevitalisasi pasar-pasar tradisional di daerahnya, bisa mengajukan ke pemerintah pusat.

"Lha ini tidak mengucur sama sekali. Ini yang akan saya dorong. Tahun depan program 1.000 pasar harus masuk Jawa Timur, masuk juga ke Surabaya-Sidoarjo minimal 30 pasar, Jawa Timur minimal 200 pasar," terang anggota DPR RI dari Dapil I, Surabaya-Sidoarjo ini.

Surabaya dan Sidoarjo, dikatakan Bambang Haryo, berhak mendapat kuncuran dana revitalisasi pasar dari pemerintah karena ada sejumlah pasar induk di Kota Pahlawan ini, yang infrastrukturnya sangat memprihatinkan. Salah satunya, Pasar Pabean.

"Saya melihat infrastruktur di Pabean ini sangat darurat. Banyak sekali saluran got yang buntu. Selain itu, dari sisi kenyamanan sangat tidak terpenuhi. Padahal pasar ini merupakan pasar induk yang harusnya dibuat nyaman agar masayarakat itu mau belanja ke pasar," tegasnya.

folder_openAssigned tags

Komentar