Cari Berita
Anggota Komisi V DPR RI - Nizar Zahro

Gerindra Heran Tarif Tol dinaikan saat Daya Beli Masyarakat Menurun

person access_timeKamis 07 Desember 2017 | 15:28 WIB

Garudayaksa.com, Jakarta - PT Jasa Marga mulai Jumat, 8 Desember 2017 memutuskan akan menaikkan tarif ruas tol dalam kota di wilayah Jakarta. Hal ini mendapatkan tanggapan keras dari parlemen

Anggota Komisi V DPR RI, Moh. Nizar Zahro, menilai kenaikan  tarif  tol dalam kota per 8 Desember 2017 seharusnya tidak dilakukan di saat daya beli masyarakat turun. 

Ia pun menambahkan, “Mestinya pemerintah berhitung dengan adanya daya beli masyarakat yang turun, tarif tol jangan dinaikkan. Tapi karena sudah diputuskan, pemerintah harus siapkan sarana dan prasarana, atau fasilitas yang bagus bagi masyarakat pengguna jalan  tol,” ujarnya kepada Garudayaksa.com

Politisi Gerindra ini mengatakan, dirinya memahami bahwa saat ini pemerintah sedang gencar mencari uang untuk menutup biaya pembangunan insfrastruktur. Namun, Menurut Nizar, bukan berarti pemerintah bisa mengabaikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna tol.

“Penyesuaian tarif tol itu perlu diimbangi dengan pelayanan fasilitas yang baik. Misal, fasilitas mulai dari lampu penerangan, marka jalan, rekayasa penguraian kemacetan yang seimbang dengan kenaikan tarif tol,” kata Anggota DPR RI asal Madura tersebut.

Ia pun meminta agar pemerintah memasukkan perspektif masyarakat dalam membuat kebijakan  kenaikan tarif tol ini. Misalnya , sebelum membuat kebijakan pemerintah perlu melakukan survei atau setidaknya mengecek Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terlebih dahulu. “Karena pelayanan di jalan tol saat ini belum maksimal. Bahkan kalau kita survei apakah masyarakat sudah puas dengan jalan tol di seluruh Indonesia, 80 persen pasti tidak puas,” tutup Ketua Umum PP Satria Gerindra ini.

 

folder_openAssigned tags

Komentar