Cari Berita
Ahmad Muzani

Minim Prestasi, Gerindra Skeptis Hadi Layak Menjadi Panglima TNI

person access_timeKamis 07 Desember 2017 | 07:05 WIB

Garudayaksa.com, Jakarta.

Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Muzani menilai, Hadi tidak memiliki prestasi yang luar biasa serta minim pengalaman. Ia juga mengatakan, bahwa Fraksi Gerindra akan mendalami lagi sosok Hadi dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR. 

"Sebagai KSAU, beliau (Hadi) belum terlalu lama jabatannya di situ. Menurut saya, tidak ada prestasi yang luar biasa dan ide-ide yang luar biasa," ujar Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini, Selasa (5/12/2017). 

Muzani menuturkan, Panglima TNI merupakan jabatan yang sangat strategis. Sosok yang mengisi posisi itu harus mampu mengendalikan seluruh pasukan bersenjata untuk kepentingan negara. 

Ia melanjutkan, Fraksi Gerindra sejauh ini belum dapat menentukan sikap atas pilihan Presiden Joko Widodo tersebut. Namun, dia menghormati pemilihan Hadi sebagai calon Panglima TNI karena hal itu merupakan hak prerogatif Presiden. 

"Presiden adalah panglima tertinggi yang bisa menunjuk siapa saja menjadi Panglima dan Kepala Staf," lanjutnya. 

Di sisi lain, Muzani enggan berkomentar soal motif politik di balik langkah Jokowi menunjuk Hadi. Ia berkata, Gerindra hanya berusaha mendapat kepastian dari Hadi dalam menjaga netralitas TNI ke depan. 

Ia juga tidak memungkiri tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun politik. Tahun itu amat krusial bagi Hadi jika nantinya terpilih menggantikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang pensiun pada April 2018. 

"Buat kami, siapapun yang ditunjuk tidak ada masalah. Itu hak Presiden. Apakah itu orang yang sangat dekat atau orang yang sangat jauh. Karena pada akhirnya loyalitas kepada negara," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Gerindra menegaskan tidak berencana menawarkan nama pengganti Hadi jika ditolak. 


"Tidak ada," tutupnya.

folder_openAssigned tags

Komentar